Teatrikal budaya yang dimainkan siswa dan siswi SMAN 1 Praya, turut meramaikan pembukaan MTQ tingkat Provinsi NTB.
Teatrikal budaya yang dimainkan siswa dan siswi SMAN 1 Praya, turut meramaikan pembukaan MTQ tingkat Provinsi NTB.[Lomboktoday.co.id/Akhyar Rosidi
Penampilan drama musikal Guru “Rindu Sejati” menceritakan kisah pangeran Jayeng Rana, bersama putri Mandalika dan Dewi Anjani yang diiringi dengan penari Jayengrana, penari Putri mandalika, penari Dewi Anjani, dan sejumlah tarian bernuansa Islami, dengan atraktif ditunjukan oleh siswa-siswi SMAN 1 Praya.
Atraksi budaya yang ditampilkan sangat kaya dengan makna filosofi bagi masyarakat Sasak Lombok. Misalnya kisah Agung Jayeng Rane menitikberatkan pesan pada pentingya untuk merubah diri menjadi lebih baik, dan itikad bulat untuk mengenal diri sendiri atau mencari jati diri.
Dewi Anjani yang menjadi mitos penguasa Gunung Rinjani mengajarkan tentang pencapaian ilahi dari sikap laku yang indah namun berhasil mencapai puncak kejayaan.
Sementara Putri Mandalika yang diambil dari kisah kerajaan Tunjung Biru mengajarkan cinta kasih yang agung, serta pengorbanan yang tulus.
Usai beragam atraksi budaya itu, pembukaan MTQ dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Qori’ juara Internasional H Sabarudin S.Ag, dan H Ahyar Rosidi yang dibacakan secara duet atau bersamaan. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars MTQ.
Pantauan di lapangan, terlihat ratusan warga Loteng ikut menyaksikan pembukaan lomba MTQ XXV Tingkat Provinsi NTB tahun 2013 di Bencingah Adiguna Praya. Mereka datang bersama keluarga, kerabat dan tetangganya untuk menyaksikan secara langsung pembukaan lomba MTQ XXV Tingkat Provinsi NTB tahun 2013 di kabupaten Loteng.[]

0 komentar:
Posting Komentar