Lombok Utara – Perusahaan Daerah Air Minum -PDAM lombok utara menyiapkan empat unit bak hydrant penampung air bersih berisi 20 ribu liter di empat kantor cabang se-lombok utara untuk membantu pemda mengantisipasi krisis air bersih musim kering.
Empat unit bak penampung air itu disiagakan yakni satu unit di kantor pusat di Tanjung dan masing-masing satu unit di kantor cabang Pemenang dan dua unit di lokasi krisis air terparah yaitu dikecamatan Kayangan dan Bayan.
Direktur PDAM Lombok Utara Suhaili menjelaskan penyediaan bak penampung dan air bersih itu untuk membantu pemda menanggulangi krisis air yang melanda belasan perkampungan terutama yang belum terlayani jaringan air PDAM.
Suhaili menegaskan pihak nya menjamin ketersediaan air bersih dan steril seberapa yang dibutuh selama 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat yang dilanda kekeringan. Hanya saja tergantung kesiapan dan kecukupan armada angkut dari pihak BPBD selaku leading sektor.
Suhaili menyebutkan pihaknya belum memiliki armada angkut layanan lapangan, sehingga tidak bisa membantu penyaluran. Ia berharap BPBD bisa mendapat support mobil tangki air dari SKPD lainnya. Bantuan air bersih itu sendiri menurutnya diberikan secara gratis oleh PDAM kepada masyarakat, namun pihak BPBD sepakat membayar dengan harga Rp.50 Ribu/tangki berisi 5000 liter air.
Jumat, 04 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar